CARA MENGHITUNG PPh 21 Pegawai

Kalau anda selaku PNS, pernahkah anda menghitung berapa besarnya PPh 21 dalam gaji anda? Tahukah anda bagaimana cara menghitung PPh 21 anda? Tahukah anda angka-angka yang tersaji dalam Formulir 1721-A2 yang disampaikan oleh Bendahara kepada anda untuk pelaporan SPT anda? Saya yakin banyak pegawai yang tidak tahu soal ini.

Yah, memang, besarnya PPh 21 yang ada dalam daftar gaji anda sudah dihitung secara aplikasi, jadi kecil sekali kemungkinan untuk salah. Malah mungkin saja, tidak mungkin salah perhitungannya. Dan lagian juga, PPh yang ada dalam daftar gaji anda tidak mempengaruhi besarnya uang yang anda bawa pulang, karena PPh tersebut ditanggung oleh negara. Jadi buat apa pusing-pusing. Betul? hehehe.

Tentu saja jika anda berpendapat demikian, sama sekali tidak salah. Tapi tidak ada salahnya juga kan untuk tahu gimana sih cara perhitungan PPh pasa1 21 untuk PNS dalam gaji anda?. Yuk simak pembahasannya.

Lihatlah ilustrasi pada perhitungan PPh pasal 21 PNS sebagai berikut:

Pada perhitungan di atas, diumpamakan seorang PNS berstatus kawin dengan 3 orang anak. Gaji Pokok PNS tersebut sebear Rp3.927.200,- sehingga tunjangan suami/istri besarnya Rp392.720,- (10% dari gaji pokok) dan tunjangan anak Rp157.088,- (tunjangan anak maksimal untuk 2 anak meskipun mempunyai anak lebih dari 2, dan besarnya 2% dari gaji pokok per anak). Selain itu PNS tersebut memperoleh tunjanga fungsional sebesar Rp700.000,- dan Tunjangan Beras Rp289.680,-.

Jika ditotal gaji pokok + semua tunjangan maka ketemu angka Rp5.466.688,-. Gaji harus bulat ke angka ratusan sehingga disitu ada pembulatan Rp12,- supaya bulat ke angka Rp5.466.700,-. Dari situ diketahui bahwa besar Penghasilan kotor pegawai tersebut sebesar Rp5.466.700,- per bulan.

Untuk perhitungan pajaknya, penghasilan kotor tersebut dikurangi dulu dengan:

  1. Biaya jabatan yang besarnya = 5% dikali penghasilan kotor tersebut. Maksimal besarnya biaya jabatan adalah Rp500.000,- per bulan.
  2. Iuran Pensiun/THT yang besarnya = 4,75% dikalikan dengan gaji pokok+tunjangan suami istri+tunjangan anak (Ingat, bukan dikali penghasilan kotor).

Penghasilan kotor per bulan - biaya jabatan dan iuran pensiun/THT = penghasilan netto per bulan yang pada contoh di atas ketemu angka Rp4.980.707,-.

Untuk keperluan penghitungan pajak, penghasilan netto tersebut kemudian disetahunkan dengan cara dikalikan 12, sehingga ketemu Rp59.768.485,- dan dibulatkan menjadi Rp59.768.000,-.

Selanjutnya Penghasilan netto setahun tersebut dikurangi dengan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Besarnya PTKP adalah sebagai berikut:

  1. Pegawai tidak kawin (TK/0)= Rp24.300.000,- per tahun
  2. Pegawai kawin tidak punya anak (K/0) = Rp26.325.000,- per tahun
  3. Pegawai kawin punya anak 1 (K/1) = Rp28.350.000,- per tahun
  4. Pegawai kawin punya anak 2 (K/2) = Rp30.375.000,- per tahun
  5. Pegawai kawin punya anak 3 (K/3) = Rp32.400.000,- per tahun

Perlu diingat bahwa pada perhitungan PTKP, jumlah anak maskimal yang diperhitungkan PTKP maksimal 3 orang.

Pada contoh di atas, karena pegawai tersebut mempunyai 3 anak maka PTKP = Rp32.400.000,- sehingga PKP = Penghasilan netto setahun - PTKP = Rp27.368.000,-.

Lalu setelah ketemu PKP, PPh pasal 21 yang terutang bisa dihitung dengan menggunakan tarif sebagai berikut:

  1. PKP 0-50.000.000 tarif PPh 21nya 5%
  2. PKP 50.000.001-250.000.000 tarif PPh 21nya 15%
  3. PKP 250.000.001-500.000.000 tarif PPh 21nya 25%
  4. PKP 500.000.001 ke atas tarif PPh 21nya 30%

Karena pegawai tersebut PKP nya termasuk pada nomor 1 maka PPh 21 terutang = 5% x PKP = Rp1.368.400,- per tahun atau Rp114.033 per bulan.

Untuk pegawai swasta juga sebenarnya sama rumusnya dengan di atas. Secara umum rumus dari penghitungan PPh 21 sebagai berikut:

Coba anda hitung, seandainya anda seorang pegawai suatu perusahaan, gaji kotor per bulan Rp7.250.000,- dan anda menikah dengan 1 orang anak. Anda membayar iuran pensiun setiap bulan Rp120.000,-. Berapa PPh 21 per bulan anda? Selamat mencoba.

UPDATE PTKP 2015

Berdasarkan PMK Nomor 122/PMK.010/2015 besaran PTKP mulai tahun 2015 adalah sebagai berikut:

1. Rp36.000.000,- untuk WP Pribadi
2. Rp3.000.000,- untuk WP Kawin
3. Rp36.000.000,- untuk istri yang penghasilannya digabung dengan suami.
4. Rp3.000.000,- tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 orang.

Dengan demikian jika pegawai kawin dengan anak 1 dan penghasilan istri dipisah maka PTKP pegawai tersebut adalah Rp36.000.000,- (WP Pribadi) + Rp3.000.000,- (WP Kawin) + Rp3.000.000,- (anak) = Rp42.000.000,-.

Silakan gunakan PTKP Tahun 2015 ini untuk menghitung PPh pasal 21 anda terhitung tahun pajak 2015.

28 Responses to "CARA MENGHITUNG PPh 21 Pegawai"

  1. pph bulanan bisa dijadiin satu jadi pph tahunan ndak min? supaya ndak bayar satu persatu gitu Website Gratis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa saja. Cuma untuk pegawai baik itu negeri atau swasta ada kewajiban bagi pemberi kerja untuk memotong PPh pegawai tersebut dan menyetorkannya.

      Delete
  2. Apakah karyawan dengan penghasilan dibawah 3jt/bulan dikenakan pph???

    ReplyDelete
  3. Apakah karyawan dengan penghasilan dibawah 3jt/bulan dikenakan pph???

    ReplyDelete
    Replies
    1. PTKP Tahun 2015 untuk WP saja 36jt/tahun atau 3jt per bulan. Dengan demikian karyawan dengan penghasilan 3jt ke bawah tidak akan dikenakan PPh pasal 21.

      Delete
  4. kalau untuk tunjangan PNS yang di pisahkan dari gaji,gimana cara ngitungnya Min? terima kasih.

    ReplyDelete
  5. kalau untuk tunjangan PNS yang di pisahkan dari gaji,gimana cara ngitungnya Min? terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seperti tunjangan kinerja ya? Caranya gaji per bulan + tunjangan kinerja per bulan sama dengan berapa. Hasilnya disetahunkan atau dikalikan 12. Lalu kurangi biaya jabatan dan asuransi. Setelah itu kurangi PTKP. Ketemu PKP. Setelah ketemu PKP, hitung berapa pajak yang harus dibayar per tahun, lalu dibagi 12 sehingga ketemu per bulan. Pajak untuk tunjangan kinerja = pajak per bulan yang telah dihitung tadi dikurangi dengan pajak yang telah dibayar pada gaji induk.

      Delete
  6. bagaimana dengan pegawai desa, gaji/bln 2,5jt + tunjangan 1 jt/bln dengan tanggungan 2 orang. 1 istri + 1 anak

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama dengan cara di atas, gaji+tunjangan dikurangi biaya jabatan dan iuran pensiun/THT (kalau ada). Setelah ketemu, hasilnya dikali 12 lalu kurangi PTKP. Ketemu PKP tinggal hitung pajaknya kena berapa. Pajak per bulan tinggal bagi 12

      Delete
  7. Tunjangan Askes/BPJS nggak ikut diperhitungkan dalam penghasilan kotor?

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk pegawai negeri karena tidak ada tunjangan askes maka tidak dimasukkan

      Delete
  8. Selamat pagi,

    Saya ingin bertanya tentang pajak PPh Pasal 21 dengan studi kasus sbb:
    Gaji Setahun Rp 565.747.200
    Premi Setahun Rp. 4.670.000
    K2, NPWP

    Perhitungan yg sudah saya lakukan berulang kali masih salah kata senior saya.
    Harap diberikan pencerahan dan kalau boleh saya minta email saudara admin u/ mengirim pembahasan yg sudah saya kerjakan.

    Terima kasih.

    ReplyDelete
  9. Selamat pagi,

    Bolehkah saya minta email u/ tanya jawab tentang Pajak PPh Pasal 21 Mas Admin?
    Karena yg ingin saya sampaikan perhitungan di atas 500jt.

    Terima kasih banyak sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. alamat email bisa dilihat di halaman contact

      Delete
  10. bagaimana jika pns gol II yg gajinya 2,6jt/bln, apakah masih wajib lapor SPT, kan PKP nya lbh kecil dari PTKP?padahal tiap bulan kalo pns kan ada tunjangan untuk PPh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. semua orang yang punya NPWP, penghasilan berapapun, wajib menyampaikann SPT. Kecuali ibu tidak punya NPWP

      Delete
  11. selamat malam..
    untuk penyampaian spt tahun 2015 yang dimasukkan gaji pokok yang mana ya admin...karena pns mengalami kenaikan gaji pada tahun2015..apakah gaji pokok sebelum kenaikan atau gaji pokok setelah kenaikan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat malam juga. gaji yang dimasukkan gaji pokok baru setelah naik

      Delete
  12. bagaimana dengan tunjangan kinerja dan uang makan pada pns pusat? apakah ikut dihitung juga dalam perhitungan penghasilannya min., dan juga ada penambahan tunjangan istri di pertengahan tahun, apakah dihitung satu tahun penuh atau cuma dari mulai diterimanya tunj.istri tsb. trims

    ReplyDelete
  13. bagaimana dengan tunjangan kinerja dan uang makan, apakah ikut dihitung dalam SPT. dan jika ada perubahan gaji karena tambahan tunj.istri apakah dihitung satu tahun sedangkan perubahan tersebut mulai pertengahan tahun. trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tukin masuk ke komponen penghasilan jadi ikut dijumlahkan. uang makan PPh nya PPh final. Untuk perubahan tunjangan istri saya juga belum tahu gimana solusinya karena di efiling, rasanya belum mengakomodasi. Di sana cuma ngisi K/TK 1,2,3 saja tidak ada menu K/TK nya mulai kapan

      Delete
  14. Saya br coba hitung, PTKP saya lebih besar dari jumlah penghasilan netto. Jadi PKP saya minus. Salah dimana ya. Gappk saya 2613800. Bisa minta alamat emailnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau lebih besar PTKP berarti gak kena pajak pak. Gaji 3juta per bulan atau kurang pasti tidak kena pajak, PTKP WP aja 3juta per bulan

      Delete
  15. numpang tanya..dasar perhitungan penghasilan bruto setahun kita harus mengetahui gaji pokok kita dikalikan 1 tahun..bagaimana gaji pokok tersebut berbeda dalam 1 tahun tersebut..apakh kita harus merekap sampai 1 tahun dibagi 12 bulan baru dapat hasil gaji pokok perbulan,
    contoh :
    januari Rp. 2.315.700
    PebruariRp. 2.421.000
    S/d
    Desember Rp 3.210.800
    Jumlah Total Rp 40.351.600/12 bru dapat gaji pokok perbulan walau pun berbeda dalam daftar gaji..mohon pertunjuk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. cara di atas untuk menghitung pajak yang harus di setor pada bulan berkenaan. Nanti di bulan Desember dihitung lagi Penghasilan Riilnya dari Januari-Desember berapa, dijumlahkan, lalu dikurangi biaya jabatan dan asuransi. kurangi lagi dengan PTKP ketemu PKP. tinggal dikalikan tarif pajaknya, maka ketemu pajak satu tahun. pajak yang harus disetor Desember=pajak 1 tahun tadi dikurangi dengan pajak yang telah disetor dari Jan-Nov

      Delete
  16. Numpang tanya gimana perhitungan pph 21 perbulan PNS dan brp persen potongan pph 21 perbulan dari slip gaji

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seperti cara di atas, hanya saja PTKP sekarang sudah dinaikkan lagi

      Delete

Mohon masukan dan sarannya. Apabila ada yang tidak benar atau tidak sesuai dengan yang sebenarnya, mohon untuk diluruskan. Terima kasih atas kunjungannya. Like facebook saya untuk mendapatkan info-info terbaru. Terima Kasih