Perpres 37 Tahun 2015 Tunjangan Kinerja Pegawai Pajak

Seperti pada postingan saya sebelumnya mengenai Tunjangan Kinerja Pegawai Direktorat Jenderal Pajak, sudah kita ketahui bersama bahwa tunjangan kinerja pegawai pajak paling tinggi sebesar Rp117.375.000,- untuk grade 27 (pejabat eselon I). Selain itu, di Perpres ini juga disebutkan tunjangan kinerja pegawai pajak paling kecil Rp5.361.800,- untuk level pelaksana (grade 4). Jadi jika Kementerian Keuangan menggunakan grade 1-27, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) hanya menggunakan grade 4-27.



Pada posting sebelumnya juga sudah saya sampaikan bahwa tunjangan kinerja yang dibayarkan tahun berikutnya bisa tidak 100% tergantung realisasi penerimaan pajak tahun berjalan. Tunjangan kinerja yang dibayarkan bisa 100%, 90%, 80%, 70%, atau 50%. Tunjangan kinerja tahun berikutnya dibayarkan sebesar 50% jika realisasi penerimaan pajak selama satu tahun berjalan kurang dari 70% dari target penerimaan pajak.

Berapa besar Tunjangan Kinerja Pajak 2015?

Di Perpres tersebut disebutkan bahwa untuk tahun 2015 ini besarnya tunjangan kinerja yang dibayarkan sebesar 100%, yang dibayarkan terhitung mulai bulan Januari 2015. Selain itu jika ada pejabat Kementerian Keuangan yang ditugaskan di Direktorat Jenderal Pajak yang tukinnya sesuai Perpres Nomor 156 Tahun 2014 lebih kecil dari Perpres Nomor 37 Tahun 2015 ini, maka selisihnya akan dibayarkan kepada pegawai tersebut.

Pegawai yang tidak menerima tukin, sama dengan perpres kementerian yang lain yaitu tidak mempunyai jabatan tertentu, CLTN, ditugaskan pada Kementerian lain, dan seterusnya.

Selain tunjangan kinerja, dapat apa lagi?

Seperti pernah saya bahas pada posting sebelumnya, jika realisasi penerimaan pajak sebesar 95% atau lebih maka tukin yang dibayarkan sebesar 100%. Lalu, jika realisasi penerimaan pajak melebihi target penerimaan pajak (lebih dari 100%) bagaimana?

Jika realisasi penerimaan pajak melampaui target penerimaan pajak yang sudah ditetapkan (lebih dari 100%) maka pegawai pajak berhak menerima TUNJANGAN KINERJA LAINNYA. Besarnya tunjangan kinerja lainnya akan diatur dengan Peraturan Presiden tersendiri.

Apakah tukin pajak=Perpres 156 Tahun 2014 + Perpres 37 Tahun 2015?

Dengan adanya Perpres 37 Tahun 2015 ini maka Perpres 156 tahun 2014 tentang Tunjangan Kinerja pegawai di Lingkungan Kementerian Keuangan tidak berlaku bagi pegawai di Direktorat Jenderal Pajak. Jadi tidak ada doble tukin.

Bagi pegawai pajak yang dengan perpres ini tukinnya lebih besar dari tukin kementerian keuangan, maka dia akan memperoleh rapel kekurangan tukin terhitung mulai bulan Januari 2015.
Demikian sharing dari saya mudah-mudahan bermanfaat.

DOWNLOAD PERPRES 37 2015

0 Response to "Perpres 37 Tahun 2015 Tunjangan Kinerja Pegawai Pajak"

Post a Comment

Mohon masukan dan sarannya. Apabila ada yang tidak benar atau tidak sesuai dengan yang sebenarnya, mohon untuk diluruskan. Terima kasih atas kunjungannya. Like facebook saya untuk mendapatkan info-info terbaru. Terima Kasih